Halaman

Sabtu, 01 Agustus 2020

ORANG KRISTEN YANG BERBUAH (YOHANES 15:1-8)

Khotbah :Pdt.Susandi
Di perumpamaan ini Yesus menggambarkan diri-Nya sebagai "pokok anggur yang benar" dan orang percaya sebagai "ranting". 
Allah dilukiskan tukang kebun yang memelihara ranting-ranting itu supaya tetap berbuah (ayat 2, 8). Buah adalah kualitas tabiat Kristen yang memuliakan Allah melalui hidup dan kesaksian sehingga menjadi berkat bagi sesama. Allah mengharapkan agar semua orang percaya berbuah. Yesus berbicara tentang dua macam ranting (orang percaya) : Ada yang berbuah dan ada yang tidak berbuah. 
1. Ranting yang tidak berbuah adalah orang-orang yang tidak lagi memiliki hidup yang langgeng dengan Kristus lewat iman dan kasih. "Ranting-ranting" ini dipotong oleh Bapa, yaitu dipisahkan dari hubungan yang vital dengan Kristus (bd. Mat 3:10). Bila mereka tidak lagi tinggal dalam Kristus, Allah menghakimi dan menolak mereka (Yoh 15:6). 
2. Ranting-ranting yang berbuah adalah orang-orang yang memiliki hidup yang langgeng dengan Kristus lewat iman dan kasih Bagaimanakah cara untuk menjadi orang Kristen yang berbuah (hidup langgeng dengan Kristus) ?. Yohanes memberikan pengajaran, bagaimana seharusnya hidup orang Kristen agar tetap langgeng dengan Kristus yaitu 1. TINGGALLAH DI DALAM AKU (ayat 4). Setelah seseorang percaya kepada Kristus dan menerima pengampunan dosa, dia menerima hidup kekal dan kuasa untuk tetap tinggal di dalam Kristus. Setelah kuasa itu diberikan, orang percaya harus menerima tanggung jawab supaya tetap selamat dan tinggal di dalam Kristus. Orang percaya hanya mempunyai hidup Kristus selama hidup Kristus mengalir ke dalamnya dengan tetap tinggal di dalam Dia. 
Syarat-syarat untuk tinggal dalam Kristus ialah: 
(a) memelihara Firman Allah senantiasa dalam hati dan pikiran serta menjadikannya penuntun tindakan kita (ayat Yoh 15:7); 
(b) memelihara kebiasaan persekutuan yang intim dan tetap dengan Kristus supaya mengambil kekuatan daripada-Nya (ayat Yoh 15:7); 
(c) menaati perintah-perintah-Nya, tinggal dalam kasih-Nya (ayat Yoh 15:10) dan saling mengasihi (ayat Yoh 15:12,17); (d) memelihara kebersihan hidup kita melalui Firman Allah, menolak segala dosa dan tunduk kepada pimpinan Roh Kudus (ayat Yoh 15:2, 3). 
2. Ranting yang tidak Berbuah akan DIBUANG (Yoh 15:6). Dampak dari kegagalan untuk tetap tinggal di dalam Kristus adalah ketidakmampuan untuk berbuah (Yoh 15:4-5), dibuang dari Kristus dan kebinasaan (Yoh 15:2,6). Yesus memberikan peringatan yang serius namun penuh kasih bahwa ada kemungkinan orang percaya meninggalkan imannya, hubungan keselamatan di antara Kristus dan orang percaya bersifat progresif sementara Kristus hidup dalam orang percaya dan memberikan hidup ilahi kepadanya (Kol 3:4; 1Yoh 5:11-13; 3. Akibat bila Selalu Tinggal di dalam Kristus (Yoh 15:4) a. Hidupnya menjadi bersih dan jadi berkat (ayat 2b). b. Dapat melakukan banyak hal (5b) c. Ia menjadi murid Yesus (7b) d. Doanya dijawab oleh Tuhan (7) E. Sukacita menjadi penuh (11)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar