Hari ke 9 (40 hari Doa & Firman Serta 10 Hari Pencurahan Roh Kudus)
SENIN 12 APRIL 2021
BERKARISMA TAK BERKARAKTER
I. Ini adalah Lucifer yang menjadi cikal bakal Iblis
Pujian dan penyembahan pertama menjadi worship leader disurga adalah Lucifer, dia adalah malaikat pertama yang lulus audisi menjadi WL. Nama Lucifer pertama disebut oleh Tertulian dan Agustinus yang mengidentifikasi dengan bintang jatuh.
Dalam Bahasa Latin, kata Lucifer yang berarti “ Pembawa Cahaya” (dari kata lux, lucis yang arinya ”membawa”), adalah sebuah nama untuk “ Bintang Fajar ” (Planet Venus Ketika muncul pada dini hari. Dan oleh Jerome pada abad ke 4 ketika menerjemahkan Vulgata (Alkitab Bahasa Latin) Ungkapan Ibrani “ Heylel Ben Syakar ”, “ Heylel” adalah kata Ibrani untuk “Bintang Timur” alias planet Venus, sedangkan “ben Syakar harfiah dari “anak fajar”. Dikutib dari Wikipedia. Itu sekilas untuk nama Lucifer. Lucifer menjadi malaikat penting dan sangat berpengaruh sehingga menjadi sombong. Kejahatan pertama disurga di ungkapkan jelas secara implisit menggambarkan bagaimana keistimewahannya dan kejatuhannya di kitab (Yesaya 14:12-15), dan (Yehezkiel 28:13). Walaupun dia di persiapkan untuk menjadi musisi di surga dan mendapatkan kehormatan tapi sayang ia tak berkharakter yang baik walaupun ia berkharisma disurga.
II. Lucifer yang menjadi gelar untuk Yesus Kristus (Wahyu 22:16)
Ada 3 point yang bisa menjadi penuntun bagi pemuji dan penyembah:
1. Kejatuhan Luzifer yang menjadi Iblis
Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan (Ams 16:18). Apa yang terjadi ? ia dibuang dan dihukum dan menjadi Iblis dialah yang menjadi cikal bakal iblis (Yeh 28: 15-19). Kesombongan menjadi sorotan tajam dalam pandangan Allah sehingga menjadi kebencian Tuhan
(Wah 20:7-10).
2. Salah satu gelar Yesus adalah Luzifer sebagai Anak Allah, Bintang Timur, Putra Fajar yang taat dan menang atas maut di kayu salib. Filipi 2:6-9 “...yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah
merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama diatas segala nama.”
Kesimpulan:
Dari penjelasan diatas sangat penting para pemuji dan penyembah perlu berkharakter yang baik, sebaik dan seindah apapun yang dilakukan semuanya untuk Tuhan (Kolose 3:23; Roma 12:1). Sebagai seorang pemuji dan penyembah, mari
milikilah kerendahan hati, dan ketaatan dalam menjalankan kebenaran firman Tuhan.
*Pokok Doa:*
1. Berdoa agar para pemuji dan penyembah tidak jatuh dalam dosa kesombongan.
2. Berdoa agar para pemuji dan penyembah memiliki ketaatan dan kerendahan hati.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar