Pengunjung

Minggu, 11 April 2021

MINGGU (11 APRIL 2021)

 


HARI KE 8 (40 HARI DOA & FIRMAN - SAMPAI HARI KENAIKAN YESUS)

MINGGU (11 APRIL 2021)

ARTI PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Pujian:

Kata pujian berasal dari kata dasar puji dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), adalah merupakan pujian yang luar biasa (atas kepandaian, jasa dan sebagainya), pernyataan untuk memuji seseorang (sesuatu) dan memuliakan Tuhan. Dengan demikian pujian dapat diartikan sebagai bentuk pernyataan dan penghargaan yang tulus akan kebaikan sosok pribadi tertentu.

Dalam hal ini jika seseorang memuji Tuhan maka sebenarnya dirinya sedang menyatakan penghargaan yang tulus dari hatinya yang terdalam yang lahir dari kekaguman terhadap kebaikan Tuhan yang ia rasakan. Kekaguman ini menimbulkan suatu nyanyian yang juga lahir dari hati yang terdalam sebagai bentuk ekspresi yang indah dari dirinya.

Penyembahan:

Kata penyembahan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) memberikan sinonim sebagai pemujaan, memberikan arti yaitu cara atau perbuatan. Dan kata dasar penyembahan adalah sembah, artinya pertama sebagai pernyataan hormat dan khidmat, kedua perkataan yang ditujukan kepada orang yang dimuliakan. Dengan perkataan lain penyembahan dapat dipahami sebagai pernyataan hormat baik dalam bentuk kata-kata ataupun perbuatan lengkap dengan bahasa tubuh yang mengikutinya yang pada dasarnya menunjukkan sikap hormat dengan penuh

kekhidmatan kepada pribadi yang dimuliakan. Perkataan hormat tersebut dapat berbentuk pemujaan, pengagungan, pengakuan, penghargaan, bahkan menyatakan kasih. Itu sebabnya bila disejajarkan dengan pujian, maka penyembahan memiliki nilai yang jauh lebih tinggi, karena di dalamnya sudah mencakup arti pujian itu sendiri. 


 *Kesimpulan* :

Kehidupan seorang pemuji dan penyembah adalah sebuah proses bagaimana keintiman hidupnya dengan Allah. Dan hidup dalam kebenaran dan kekudusan merupakan syarat mutlak bagi seorang pemimpin pujian dan penyembahan yang membawa orang lain masuk dalam hadirat Allah. Itu sebabnya karena kudusnya Allah, setiap pelayan yang mendekat harus atau bahkan wajib menjaga kebenaran dan hidup dalam kekudusan : sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus. (1 Petrus 1:16). Satu dan lain, karena Dia adalah Allah yang Maha-tahu akan segalanya. Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu. Karena TUHAN itu Allah yang mahatahu, dan oleh Dia perbuatan-perbuatan diuji. (1 Samuel 2:3).

Pokok Doa :

1. Semakin banyak orang memahami dengan baik arti pujian dan penyembahan.

2. Semakin banyak orang membangun keintiman dengan Tuhan.

3. Semakin banyak orang hidup dalam kebenaran dan kekudusan.

4. Sebagai seorang pemuji dan penyembah Tuhan menjadi perkataannya agar tidak sombong atau suka mencaci maki.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar